DONASI

Iklan ditayangkan di sela-sela siaran televisi berisi anjuran untuk berdonasi kepada korban bencana alam. Tak lupa adegan wajah para pengungsi yang muram diselipkan untuk memancing rasa simpati. Di akhir tayangan, nomor rekening ditampilkan agar orang yang terketuk hatinya tahu kemana harus menyumbang.

Tak butuh waktu lama hingga isi rekening menggelembung. Setiap hari, pewarta acara sibuk menyebutkan total uang yang telah terkumpul beserta deretan nama donatur. Pemirsa terperangah sekaligus berterima kasih pada si pemilik televisi yang bersedia menjadi perpanjangan tangan dari mereka.

Tiba saatnya donasi yang terkumpul diberikan kepada yang membutuhkan. Sang CEO hadir langsung untuk menyerahkan. Acara itu ditampilkan secara live di TV miliknya. Sekali lagi penonton dibuat terkejut. Pemilik TV mengatasnamakan sumbangannya atas nama partai yang ia usung, alih-alih sumbangan dari pemirsa. Rupanya, sejak awal, ia berniat mencari nama karena hendak mencalonkan diri sebagai anggota dewan.

Pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf) oleh : Mirna Rizka (Ketua Divisi Karya, FLP Badung)

Baca juga Pentigraf : Miss You, Fairy Tales

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *