Brili Agung: Menulis Seperti Menikah

Denpasar (7/11)–Ngofi (Ngobrol Fiksi) kali ini sedikit berbeda karena FLP Bali mendatangkan Brili Agung, penulis 18 buku, sebagai pembedah cerpen malam itu. Tak ayal, peserta antusias untuk memenuhi ruang VIP rumah makan Wong Solo.

Sebelum membedah cerpen, Brili terlebih dulu memberikan paparan kepenulisan. “Menulis itu seperti menikah. Sekali menulis, tidak ada pilihan lain kecuali melanjutkannya hingga selesai,” papar Brili.

Brili merupakan dari sekian banyak penulis yang memutuskan menulis sebagai pekerjaan utama. Melepas pekerjaan sebelumnya yang juga menjanjikan kemapanan, Brili tidak ragu memilih jalan kepenulisan ini. “Karena menulis dapat menjadikan kita kaya hati, imajinasi, dan materi,” ungkapnya meyakinkan para peserta Ngofi malam itu.

Ngofi merupakan kegiatan rutin dua pekanan yang digagas oleh FLP Bali. Mengirim cerpen ke FLP Bali menjadi syarat untuk bisa mengikuti Ngofi secara gratis. “Ngofi sebagai ajang kumpul bermanfaat sekaligus menghasilkan karya, dengan karya kita mampu mengubah peradaban”, ungkap Lailatul Widayati, ketua FLP Bali.

FLP mendorong para penulis pemula untuk tetap menghasilkan karya dan percaya diri terhadap karyanya tersebut. Karena menulis bukan sekedar menjadi hobi, tapi juga bisa menjadi sesuatu yang menghasilkan.

Selain itu FLP menjadi wadah berbagi antarpenulis. Tidak peduli seberapa senior seorang penulis, tentu ia masih tetap memerlukan saran dan kritik membangun dari rekan sejawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *