Teras Mimpi Bapak

Bermimpilah Dalam Hidup, Jangan Hidup Dalam Mimpi( Adrea Hirata ) Mungkin itu adalah kata – kata mutiara yang tepat buat aku yang terlahir di ibukota Jakarta. Kota yang menurut sebagian orang dapat memberikan impian – impian besar seorang anak manusia, dari yang bukan siapa – siapa menjadi orang besar dan hebat. Bapakku seorang pegawai negeri […]
Benang Keikhlasan

Satu bantingan pintu mengakhiri percakapan dengan ibu sore itu. Gemuruh masih saja menguasai dada. Lamat-lamat terdengar suara malaikat yang menegur untuk tidak melanjutkan sikap kedurhakaan terhadap orangtua tunggalku. Kesiur angin yang sejuk menyelinap melalui teralis jendela kamar. Setelah melewati waktu dalam kebisuan hati ini perlahan mendingin dan tak lagi memerah. Ah sejak kapan aku kembali […]
Taman Bunga

Ia tidak suka karangan bunga. Apalagi bunga imitasi. Buatnya, semua itu menggambarkan kepalsuan, sesuatu yang fana. Karena itu, ia membuatkan taman bunga untuk istri tercintanya. Bunga-bunga yang tumbuh di sana mekar silih-berganti, tak henti-henti seperti cintanya pada sang pujaan hati yang tak kunjung padam. Saat melihat mawar merah yang mekar, ia membayangkan bibir istrinya yang […]
Membersamaimu

Kulihat awan berarak di ujung sanaMerayap detik demi detikMengandung penuhBak akan meletus Sedetik kemudianDia tak kuatJatuh bersamaanSeakan tak mau menunggu Aku terduduk senduMenatap layar kecil di atas mejaTak mampu menatapnya kembaliKabar darimu meruntuhkan diriku Bukan salahmu bukan salah pula dirikuIni semua takdir-NyaKau terpilih oleh semestaMereka ingin mengujimuApakah kau sanggup melewatinyaAtau harus mrngulangnya kembali Bersemangatlah..Kau tahu […]
Vas Kesayangan Ibu

Prang! Tubuh mungil Andi membeku. Bocah berusia lima tahun itu hanya bisa menatap pecahan keramik yang berserakan di lantai. “Suara apa itu, Den Andi?” Ijah, pembantu keluarga mereka, tergopoh-gopoh memasuki ruang tamu. Langkahnya terhenti saat tahu penyebab bunyi nyaring barusan. “Vas kesayangan ibu…” Suaranya tercekat. Ia menutup mulutnya dengan sebelah tangan. Sebuah bola plastik menggelinding […]
Sawang Sinawang

“Urip kui mung sawang sinawang.” Berkali-kali aku dengar kalimat itu dari nenek dan ibukku. Cerita apa pun yang kulontarkan selalu ditutup dengan kalimat itu. Aku sering mendengarnya hingga tak sadar aku hafal dengan kalimat itu. Hari ini, tepat empat tahun aku meninggalkan kampungku dan merantau ke pulau ini. Mengejar mimpi hingga bisa menjadi kebanggaan keluargaku […]
Kupu-kupu Cantik
Setiap kehidupan, orang tua mengharapkan semua keturunanya tumbuh menjadi kupu-kupu yang indah. Tumbuh menjadi kupu-kupu yang sangat cantik, mampu menebar manfaat untuk sekelilingnya. Harapan dan target yang sangat wajar bagi setiap orang tua. Namun, tak terasa mimpi itu kian hari kian tak menentu. Akankah harapan itu terwujud satu persatu? Pertanyaan itu yang banyak menghantui fikiran […]
Sepasang Mata di Balik Jilbab Biru
Mengenalmu lewat sentuhan kata di balik pertemuan singkat itu adalah hal terindah yang sulit dilupakan dalam rajutan kenang. Begitulah kata-katamu yang sering diucap tatkala perpisahan sudah tak bisa disatukan lagi. Serpihan kaca-kaca itu rasanya belum utuh untuk dikumpulkan lagi, baiknya di pajang dalam eatalase kaca yang bisa di lihat kala hati mulai berbisik. “Septi biarlah […]
Penguatan Literasi Budaya Guna Wujudkan Denpasar Kota Kreatif Berwawasan Budaya
Pentingnya literasi budaya dan kewarganegaraan guna melestarikan dan mendukung eksistensi budaya terlebih di revolusi 4.0. Pulau Bali yang terkenal akan budayanya khususnya di daerah Denpasar contohnya, di Denpasar sendiri berbagai cara telah dilaksanakan untuk mewujudkan Denpasar kota kreatif dan kota budaya dengan konsep merubah sesuatu yang awalnya tidak bernilai menjadi sangat bernilai, seperti halnya rebranding […]
Naluri
Langit biru meremah ilusi bahasa Cinta bangsa katanya Satu bahasa buaenya Menuai menggema di atas istana Merebah gunung-gunung dengan tintanya Menembus ilusi rakyat jelata Laut pun menderu Memanggilku kaku malu Merunduk kaku, menunggu janjimu Melepuh kakiku Mendengar ayam tidak berkokok dikandang Mendengar bayangan uwang di hadapan para pendekar Naluri liar mulai memandang Meresonansi tagihan hutang […]